Sesosok tubuh berselimut hijau
dengan sekumpulan kecoa berbaret merah
berteriak dengan lantang menggelegar bagai petir
menjelang siang diseberang istana para dewa-dewa republik
disebelah kanan jalan terlihat dua orang kerdil
berjalan dengan sandal jepit dan kopiah hitam diatasnya
melintasi istana dewa-dewa republik
dengan tertunduk pucat pasi seakan telah terisolasi
tanpa melihat akan kebesaran sang Pencipta
tanpa membawa bekal iman dan taqwa
sesosok tubuh dan sekumpulan kecoa menarik-narik kata
dengan isi kepala yang penuh dosa bersama-sama berteriak lantang
DASAR RAKYAT...
DASAR RAKYAT...
dua orang kerdil ketakutan berlari
sambil menyisakan tanya dalam hati
apakah rakyat tidak boleh punya mimpi ?
apakah rakyat tidak boleh menikmati udara, rerumputan dan embun pagi ?
apakah mereka bukan rakyat ?
CONGKAK...