Login User

 Cerpen Pilihan Pekan Ini

Nenek Tua dan Bis

Oleh : dayat nofiansyah

Suatu hari saat seorang nenek tua duduk di bangku paling pojok di belakang sebelah kiri. Tiba-tiba seorang pemuda dengan kaki pincang naik. Karena tidak ada lagi bangku yang kosong terpaksa pemuda itu berdiri. Setelah satu jam berdiri, akhirnya pemuda itu mulai mengeluh. "Mengapa tidak ada orang yang memberikan tempat duduknya kepada pemuda cacat seperti saya," kata pemuda itu. setelah nenek tua itu mendengar kata-kata pemuda itu si nenek langsung berteriak, "MINGGIR". Dan nenek itu langsung turun di suatu halte.

di halte itu ada seorang pemuda yang sedang menunggu bis pula. pemuda itu bertanya kepada si nenek.

"Mau kemana, Nek?" tanya si pemuda.

"Mau ke Jogja." jawab si nenek.

"Loh.. Jogja kan masih jauh, mengapa nenek tadi turun dari bis. itu kan bis satu-satunya yang menuju ke Jogja."

"Tidak apa-apa ,nak. tadi di bis ada seorang pemuda cacat yang tidak kebagian tempat duduk. Karena aku mendengar dia mengeluh, dan tidak ada seorangpun yang memberikan tempat duduknya, akhirnya nenek turun saja. Karena jika nenek memberikan nya tempat duduk nenek takut nanti dia merasa tersinggung."

"Nenek baik sekali, bagaimana kalau nenek menginap dulu di rumah saya, terus besok nenek saya antarkan ke Jogja, karena besok saya akan survey lapangan ke Jogja"

"Kamu baik sekali nak. Kalau tidak merepotkan nenek mau."

"Ah,, enggak kok nek. Saya malah bangga dengan sikap nenek. Di rumah juga ada adik-adik yang mungkin senang dengan kehadiran nenek."

Akhirnya si nenek menginap di rumah pemuda itu dan esok harinya mereka berangkat ke Jogja.

——» Komentar «——

[Kirim Komentar]
OTHER POST