Ditulis Oleh : Ade Titin Saskia
Lewat angin malam
yang menyusupi celah kamarku
aku hanya bisa doakan
kelak kita bisa jumpa di pintu surga
Dalam kedamaian Ramadhan
yang kita tunggu dari waktu ke waktu
aku hanya bisa berharap
agar air mata penyesalan
menyelimuti sujudmu
Selengkapnya >>
Ditulis Oleh : danoeh tyas
Tak perlulah canggung dan rikuh
ketika kehangatan tiba-tiba menyelimutimu
dari sekeliling, sekitarmu dan dari yang terdekat
Tak perlulah juga bertanya
ada apa?, kenapa? dan lainnya
Kehangatan tak harus ada karena waktu dan hal-hal khusus
Karna kehangatan diberi tiap kali ada...
Selengkapnya >>
Ditulis Oleh : JUFRI EFENDI
Apa guna utarakan cinta
jika tujuan untuk menyiksa
Tiada berarti kata merdeka
bila nanda nanti merana
Kenapa merampas Bunda sendiri
malah lari keluar negeri
Kita bukan Bangsa penjajah
seperti mereka dulu menjarah
Rumah kita yang penuh berkah
Ini...
Selengkapnya >>
Ditulis Oleh : Dyah Ayu Prima Rukmi
Pagi merangsek bagai puisi yang pualam
Putih dingin namun cerah berawan
Seakan pagi menjadi makhluk yang paling ceria
Penuh bunyi-bunyian manusia
...
Selengkapnya >>
Ditulis Oleh : Afrilia Utami
Aku masih memperhatikan mawar itu bergoyang
Selepas layatan para kumbang yang datang berkubang
Berkelana rayu akan indah yang sedari dulu telah kau timang
Sementara angin masih terkapar liar mengurai lembut keanggunan
Bersama sang Surya yang angkuh menatap aku yang terpatung...
Selengkapnya >>
Ditulis Oleh : Rudi Bachtiar
Benak tak beranjak merasa
Tapi hati terpatri asa yang bersuara
Terpuji, lakukan ego asa
Walau gelap terpandang
Hina................
Samarkan emosi asa
Pendam asa terasa
Pendam hina terhina
Lakukan putih, tak terdengar
Lakukan hitam, tak terhindar dari karam
Walau...
Selengkapnya >>
Ditulis Oleh : Rudi Bachtiar
Ku makhluk tak bertuah
Tapi ku bertuan
Ku makhluk tak berarah
Tapi ku tak pernah melawan
Ku ikuti cahaya itu
Mungkin ku tak mengerti
Tapi kau memang seperti itu
Dan ku memang harapkan seri
Bergantung asa dalam jiwa
Selengkapnya >>
Ditulis Oleh : JUFRI EFENDI
Inilah andai berbingkai kumai
tentang ibu Pertiwi berasal dari rampai
saat santai duduk dibalai
sedang asik merapikan kundai
diatas lantai berlapis bidai
sambil berehat melepas lunglai
angin mendekat ramah membelai
sekonyong-konyong ada mata mengintai
ternyata keledai berwajah bulai
terkagum-kagum melihat...
Selengkapnya >>
Ditulis Oleh : yuki sastradirja
: Puisi ini untuk Presiden
Restorasi.
Komposisi.
Reproduksi.
Rekontruksi.
Kontra diksi.
Penyikapan kebijakan yang meletup sangsi.
Koalisi.
Oposisi.
Penetrasi.
Ejakulasi.
Ketidakberdayaan mencipta polos meledak sangsi.
Rekapitulasi.
Reinkarnasi.
Reboisasi.
Revisi.
Meleburkan bumbu penyedap politikus.
Atas nama Tuhan!
Butir kesejahteraan sosial...
Selengkapnya >>
Ditulis Oleh : aisa nurfajri
Ayah... waktu ku kecil kau pernah bercerita tentang dunia
Katamu, " Nak, dunia itu damai, penuh dengan canda dan suka, kau kan jadi seperti putri di negeri dongeng, Nak... kelak... "
" Benarkah, Ayah? ", aku bertanya
Kau hanya tersenyum...
Selengkapnya >>