“PENDIDIKAN BERBASIS LOKAL” PDF Print E-mail
Written by andita burhanuddin   
Sabtu, 25 Desember 2010 14:07

 

Penerapan sistem pendidikan yang muncul kepermukaan untuk pesiapan peserta didik agar mampu menjawab berbagai tantangan sosial yang berada disekelilingnya hari ini semakin hari semakin kabur. Hal ini dapat dilihat dan kita rasakan pergantian sistem pengajaran dan pembelajaran disekolah sering kali berganti tanpa meninjau arah permasalahan sekolah secara individu. Akibat desentralisasi kebijakan atas sistem pengajaran dan pembelajaran, guru lebih kurang leluasa memberikan apa yang dibutuhkan oleh siswa sebagai peserta didik, sebab guru sebagai pengajar harus memburu tujuan pengajaran yang basisnya nasional dalam rangka pemerataan pendidikan.

Hal itu merupakan tujuan yang cukup mengawan sebab, dapat kita tinjau tantangan-tantangan setiap wilayah itu berbeda, apakah itu dipandang dari sudut wilayah strategis mereka ataupun kebutuhan dan cita-cita seorang siswa. alternatif Seorang Guru adalah harus lebih piawai dalam melihat situasi yang berada disekelilingnya, sebab yang dibutuhkan oleh peserta didik bukan hanya pengetahuan basisnya nasional tetapi yang terpenting harus dimiliki adalah pengetahuan yang berbasis lokal.

Apakah sekolah UNGGULan itu……..???

Sekolah unggulan lebih akrab disapa dengan sekolah yang berbasis internasional, secara manajemen administrasi sekolah yang seperti ini memang diakui. Akan tetapi keunggulan itu dapat diraih dengan cara berbeda, sebab keunggulan dapat kita ukur seberapa besar ia mampu menguasai lebih bidang tertentu. Misalnya sekolah yang lebih dekat dengan daerah pesisir yang lebih dekat dengan laut, apabila ia digenjot dengan memaksimalkan dan lebih focus terhadap pengetahuan budidaya laut atau bahari lainnya namun tidak melupakan pengetahuan dasar yang lainnya, ia tidak mungkin kalah pengetahuan dengan orang yang hidup berada pada lingkungan perkotaan maupun pedalaman, Dan begitupun sebaliknya. Nah dengan penerapan sistem seperti ini semua sekolah Layak menyandang status sekolah Unggulan dalam bidang tertentu. tentunya pembagian bidang ini akan lebih memperhatikan tujuan yang strategis agar dapat mencapai sesuatu yang lebih maksimal dan efektif.

Pengetahuan yang berbasis lokal merupakan alternatif dalam menjawab tantangan, MBS (management basic of school) lebih mempertimbangkan partisipasi masyarakat, guru, kepala sekolah dan siswanya dalam merumusan tujuan pendidikan atas sekolahnya, dan tentunya menghasilkan out put seorang peserta didik yang mampu mengembangkan stabilitas sosial, baik itu dari segi politik, ekonomi, agama, dan budaya. Akan tetapi dengan desentralisasi kebijakan sistem pengajaran hal ini bisa membuat kontradiktif atas sistem dan tujuan sebelumnya.

Dengan penekanan sistem berbasis educational of culture arah kongkret dapat lebih terlihat dari masing-masing basis pendidikan yang mengutamakan siswa keluaran sekolah mampu berpastisipasi aktif dalam mengembangakan daerahnya sendiri sebab perumusan tujuan sekolah selalu berangakat dari latar belakang kebutuhan siswa dan masyarakatnya.

Andita burhanuddin