|
Written by Iwan M. Ridwan
|
|
Sabtu, 20 November 2010 15:27 |
|
Page 1 of 2 Adegan I
Panggung kosong. Penonton masuk disambut oleh surara musik menyayat namun monoton. Lama-lama menjadi bising. Pada screen belakang nampak beberapa kejadian seperti dalam berita pada layar kaca. Bencana. Penganiayaan. Kerusuhan. Demonstrasi. Film panas. Orasi partai politik. Konser musik. Gambar gedung-gedung tinggi. Tarian-tarian striptis. Peperangan. Olah raga. Gambar-gambar partai politik. Musik makin mengeras hingga memekakan telinga. Seketika berhenti. sepi
Sukardi (Duduk berhadapan dengan seseorang yang mukanya tidak tampak, Rummand)
Rummand Apa saja yang kau ingat?
Sukardi Tidak ada. Sama sekali aku tak mengingat apa-apa. Gelap.
Rummand Kau berkata bohong. Lihat di sekelilingmu!
Sukardi (Menoleh kanan-kiri yang tetap hanya hitam pekat). Tidak. Aku tidak melihat apa-apa.
Rummand Lihat sekali lagi! Buka matamu lebar-lebar!
|