|
Written by redaksi
|
|
Selasa, 30 November 2010 11:21 |
|
Page 1 of 2 Maling Karya: Auf Sahid
(Setting tempat halaman rumah di sebuah kampung. Waktu malam hari. Dari luar terdengar suara gaduh derap langkah orang berlari sambil berteriak maling diiringi musik pembuka. Lampu fade in. Seorang Maling masuk, panik. Kemudian ia menyembunyikan bungkusan curiannya di semak-semak. Kemudian ia berlari sembunyi. Lalu warga masuk panggung berlari dari salah satu sisi dan langsung keluar di sisi yang lain. Kemudian mereka kembali sambil mencari-cari.)
Lurah Cari sampai dapat! Tadi larinya ke arah sini.
Seseorang Tapi kok hilang, Pak.
Lurah Ya kalau begitu pasti ada di sekitar sini. Nggak mungkin jauh. Begini saja, kita berpencar saja.
Seseorang Aduh, Pak, capek.
Lurah Sampeyan ini bagaimana? Baru begini saja capek. Ayo cepat! Sampeyan dan mbak Seseorang ke sana. Mas Seseorang cari yang sebelah sana.
Seseorang Lha Bapak?
Lurah Saya jaga di sini.
Warga Woo...
Seseorang Sampeyan kok enak?
Lurah Lho, ini juga bagian dari tugas. Ayo cepat. Nanti malingnya keburu jauh. Berangkat!
(warga berpencar, musik mulai fade out)
|