Puisi
Jiwa Yang Lenyap PDF Print E-mail
Written by Ahmad Fathoni   
Jumat, 30 Desember 2011 00:53

 

Kutulis cerita kisah cinta

Dalam suka dan bahagia

Begitu dalam jika mengingatnya

Hingga jatuh tetesan air mata

 

Tersenyum saat merindukanmu

Hingga ku cipta sebuah lagu yang bernafas indah

Kunyanyikan saat jiwaku telah lenyap

Hingga menyentuh setiap hati yang terluka

 

Mengenali rasa penderitaan

Yang jauh akan kebahagiaan

Lenyap semua mimpi dan harapan

Dan cintamu hanyalah angan

 

Tak akan ada cinta yang kudapat

Karena jiwaku telah lenyap

Aku tak percaya lagi akan cahaya cinta

Yang dulu menyinari sudut gelap hati ini

 

Aku tak ingin memiliki

Dan tiada ingin dimiliki

Cinta tak mengarahkan jalanku

Karena cinta telah cukup bagi cinta

 

 
Jiwa Yang Lenyap PDF Print E-mail
Written by ahmad fathoni   
Jumat, 30 Desember 2011 00:48

 

Kutulis cerita kisah cinta

Dalam suka dan bahagia

Begitu dalam jika mengingatnya

Hingga jatuh tetesan air mata

 

Tersenyum saat merindukanmu

Hingga ku cipta sebuah lagu yang bernafas indah

Kunyanyikan saat jiwaku telah lenyap

Hingga menyentuh setiap hati yang terluka

 

Mengenali rasa penderitaan

Yang jauh akan kebahagiaan

Lenyap semua mimpi dan harapan

Dan cintamu hanyalah angan

 

Tak akan ada cinta yang kudapat

Karena jiwaku telah lenyap

Aku tak percaya lagi akan cahaya cinta

Yang dulu menyinari sudut gelap hati ini

 

Aku tak ingin memiliki

Dan tiada ingin dimiliki

Cinta tak mengarahkan jalanku

Karena cinta telah cukup bagi cinta

 

 
terpaksa ku lepas dirimu PDF Print E-mail
Written by Achmad Fajariansyah   
Selasa, 27 Desember 2011 15:16

Pernah terucap janji
untuk menunggu mu kembali
dengan kesetiaanku disini
tapi jarak dan waktu telah mmbuatnya mati

kini kau dengan yang lain
tinggalkan aku dengan perasaan dingin
tak ada satu kata kau ucap
hingga aku tak dapat berharap

kupikir kau cinta sejati
padahal kau sangat berarti
tapi kini aku tak dianggap lagi
sebagai teman atau sahabat sejati

sepi hari ku tanpa hadirmu
sampai mengganjal dalam pikiranku
tapi aku tau semua hanya harapan semu
dan terpaksa ku lepaskan dirimu
meski tak dapat terhapus kenangan yang telah lalu

 
Lautku.. Lautmu... PDF Print E-mail
Written by Ria Ristiana Dewi   
Senin, 26 Desember 2011 00:50

Lautku, Lautmu dalam pandangan yang tak berbatas,

menyebrangkan macam-macam niat yang hendak di layarkan bibir pantai

diterpa angin dan dirusak hempasan pasir

punah dalam ikatan pohon kelapa di pinggiran galauku akhir-akhir ini


Lautku, lautmu yang tergenggam hingga kini

bahkan aku pun tak tahu, apakah yang membikin sampan jadi rampai

di buku harianku, semenjak petang mendatang

walau kau kerap hanyalah batang-batang terbakar


Lautku itu pun lautmu.

 

 
Getaran di hatiku PDF Print E-mail
Written by susanti   
Sabtu, 24 Desember 2011 05:58


Menatap matamu

Seperti melihat kaca

Kaku dan bening

Dalam dan menusuk dalam hati

Sesaat mata kita bertemu

Berpadu dalam tautan hati

Tempuran dalam jiwa

Merusak segala sendi yang kupunya

Merasuki seluruh desah napasku

Dan aku bertanya

Benarkah aku jatuh cinta padamu

Pada halusnya suaramu

Pada bentuk wajahmu

Pada tarikan bibirmu

Dan pada mata itu

Yang membius aku dalam sela sela rindu

Tanpa terasa, ku dendangkan lagu rindu

Untuk kekasih dalam mimpi

Yang tak bisa kugapai

Apalagi ku rengkuh

Yang terlalu jauh berpijak

Jauh melampaui batas dunia ini

Dan saat itu aliran hangat ini ku rasa

Meneteskan kerinduan tak tertahankan

Mencoba lepaskan beban yang menggantung

Tlah kau bawa segala yang kupunya

Segala yang kupunya……


 
perawan bunga PDF Print E-mail
Written by Sandi Satriani   
Senin, 19 Desember 2011 20:23

perawan bungaku

hanya layu yang kupetik di wajahmu

harum itu masih selembut dulu

bahasa sikap yang kau tanam di mataku

kau memandang hatiku sebuah meja dadu

tempatmu bertaruh rindu dan ragu

 

--Cirebon, 19 Dec 2011--

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 1 of 85