|
Written by kambali zutas
|
|
Selasa, 29 Maret 2011 19:55 |
|
Tepukan tangan itu Sangat terasa bagi pemula Bukan hanya dalam ingatan Sesekali dimainkan dalam acara itu Malam itu …. Terbang… dan terbangan Tepukan tangan mengiringi sayup-sayup suara mahalul qiyam Tetap sama seperti dulu Terbangan itu tetap membahana Malam itu …. Petikan suara shollu alaik Aaaa syik Terus memberikan semangat baru Sepertinya kita dalam cengkraman terbangan Bukan terbangan yang dicengkraman tangan Tetapi sangat bagus jika terdengar dengungan itu Malam itu …. Semakin larut, terbawa semua dalam terbang Terbangan dalam nilai jaman yang sudah berabad-abad Cukup memukau Kehilangan makna yang tersirat Hingga tanpa terlihat kasat mata Pulang hanya membawa bontotan Cukup memukau dan membawa ketenangan Ketika mendapatkan makna dalam terbangan Cukup dimengerti bukan tanpa harus mengerti Cukup dipahami bukan tanpa harus paham Terbang dan terbangan
|
Add comment