puisi PDF Print E-mail
Written by deri hudaya   
Senin, 25 April 2011 07:30

 

ketika kau memasuki

sebuah ruang perpustakaan

yang telah menjadi rumah baruku

aku sudah memohon kepada sejumlah puisi

untuk segera membacakan setiap lariknya sendiri

larik yang tersusun dari helaian rambutku

yang tumbuh (memanjang) begitu saja

ketika sepasang mata dalam dada terbius putih gigimu

begitupun pada bangku-bangku yang berjejer di sini

telah kuminta untuk berdiri dan merunduk serempak

seperti seluruh bagian tubuh romeo di hadapan juliet

seperti keakuan seorang ibu pada bayi kecilnya

tapi

bolehkah suatu hari nanti kulihat setiap akar rambutmu

barangkali ada nyawa mutiara yang bersememayam di sana

yang menggelayutkan gigi putihmu di bulu-bulu mataku

lalu membikin kita bertukar rambut yang sama panjangnya

Maret, 2011

 

 

Comments  

 
0 #1 deri hudaya 2011-05-10 00:03
mohon maaf, judul puisinya terdapat pada tiga larik pertama:

ketika kau memasuki
sebuah ruang perpustakaan
yang telah menjadi rumah baruku
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh