Apa Kabarmu? PDF Print E-mail
Written by Sinyo April   
Minggu, 29 Mei 2011 14:09

sekali waktu ingin menjengukmu
mungkin hingga kopi secangkir disesap habis
atau sereda hujan yang berebut tempat di beranda kering
barangkali ada obrolan yang tersisa
belum lagi sempat terselesaikan
barangkali juga ada rima detak jantung
yang memang tak pernah genap diisyaratkan

pada bangku kosong kafe
ada lekuk punggungmu yang tertinggal
kerling matamu sesekali terbias di pekat kopi
semilir angin dari kisikisi jendela
bersuara bisikmu tentang hujan di luar yang masih deras
serupa mantera yang membuatku tetap tinggal
sebentar lagi



Batavia, 290511

 

Add comment


Security code
Refresh