|
Written by Kriapur
|
|
Rabu, 08 Juni 2011 13:06 |
|
di tubuh semesta tercinta buku-buku negeriku tersimpan setiap gunung-gunung dan batu-batunya padang-padang dan hutan semua punya suara semua terhampar biru di bawah langitnya tapi hujan selalu tertahan dalam topan hingga bintang-bintang liar mengembara dan terjaga di setiap tikungan kota-kota di antara gebalau dan keramaian tak bertuan pada hari-hari sebelum catatan berakhir musim telah merontokkan daun-daun semua akan menangis
semua akan menangis laut akan berteriak dengan gemuruhnya rumput akan mencambuk dengan desaunya siang akan meledak dengan mataharinya dan musik-musik dari kuburan akan bangkit semua akan bersujud berhenti untuk keheningan pada yang bernama keheningan semua akan berlabuh
bangsaku, bangsa dari segala bangsa rakyatku siap dengan tombaknya siap dengan kapaknya bayi-bayi memiliki pisau di mulut tapi aku hanya siap dengan puisi dengan puisi bulan tergoncang menetes darah hitam dari luka lama
Solo, 1983
|
Add comment