surat cinta untuk Indonesia PDF Print E-mail
Written by agstna prggnti   
Jumat, 07 Oktober 2011 00:33
Kala hujan sampai pada bumiku, pada tanah leluhurku
Menggenangi setiap celah pada datarannya dan membasahi setiap ruang pada keberadaannya...
Lalu Tuhan melukiskan warna-warna indah pada langitnya. Aku tersenyum...
Aku melempar pandang pada setiap keindahan panoramanya.
Inci demi inci... mili demi mili... tak kuasa kusyukuri semua ini. Semua kecantikan tiada tanding, semua keindahan tiada banding.
Indonesiaku....
Namun, kala hutan menyala membara.
Membumbungkan asap hitam kelam pada langit biru yang lesu,
Lalu dewa-dewa konstitusi diatas sana, mulai ngawur dan uang rakyat ,menghambur tanpa alur. Aku menangis....
Pertiwi....
Kau terlalu rupawan untuk dikhianati
kau terlalu menawan untuk terus disakiti
bangkit... ayo bangkit...
bangun dari tidur panjangmu
bangkit seperti puluhan tahun yang lalu
saat bambu runcing dan teriakan-teriakan itu memperjuangkan kami,
kemerdekaanmu..
Sayangku...Indonesiaku...tanah airku
Aku akan menepi sebentar, bukan untuk ucapkan selamat tinggal
Aku pergi sesaat, bukan untuk berkhianat
Aku berlari, bukan untuk menghindari
Aku sudah mencintai
Namun, aku sedang berusaha untuk mengerti dan menjiwai, lalu meraih mimpi
Mimpi kita bersama
Mimpi semua anak bangsa
Bahwa Indonesia akan bangkit dan jaya
 

Add comment


Security code
Refresh