| Sebelum Terkubur |
|
|
|
| Written by Pameta Sabila |
| Rabu, 16 November 2011 13:32 |
|
Pintu itu masih terbuka lebar untukmu Namun jika hatimu masih ingin bebas bercerita Biarlah kau bermain dulu dengan imajimu yang berbeda jalan
Takkan habis sabarku menunggumu Silahkan kau kembarai apa yang kamu mau Aku masih menyimpan harap Meski kau bersikeras menyalahi keputusanku Hatiku takkan lumpuh Kau sendiri yang bilang akan kembali menebarkan segenggam asa
Jika mau kembali Cepatlah langkahkan kakimu keambang pintu ini Jangan sampai aku lelah dengan dinginnya sikapmu Hatiku masih berinteraksi dengan rasamu sampai saat ini Namun jika kau terlalu lama mengulur waktu Itupun tak baik untukku
Maka yang kubutuhkan solusi yang terbaik Dan jika hatimu tak peka terhadap rasaku Lalu bagaimana? Baiklah Apapun itu akan aku terima Satu yang PERLU KAU TAHU jika kau patahkan kepercayaanku padamu Bisa-bisa aku sekarat dan mati Lahan kubur di pelupuk jantungku masih terbentang lebar Namun Jika kau ingin matikan rasaku padamu sekarang Bunuh saja semua harapku agar tempat mati itu terisi BIAR TERKUBUR SEMUA! Seperti yang telah kau gantungkan rasaku padamu malam itu
|




