| Elegi rumah biru |
|
|
|
| Written by Soehardiwidjaja |
| Jumat, 12 November 2010 18:27 |
|
Sunyi semalam, beberapa hari kebelakang Sampah makin hari makin bau serapah Hisap makin merabah mewabah kalau kau punya sakit Meludah di tengah kubangan, kotor...selanjutnya berdarah
Aku tak melihat lurusan jalan agar sampai kepada tujuan Liku bertabur bersama analogi – analogi miskin dan segala ada Anca binca teriak membuat gaduh hati sendiri di jalan Padahal sepi,....
Ungguh marah gelojoh ibu punya,... Ibu setiap hari merdu dengan kelakuan renta Merdu urat yang tegang Merdu meradang punya suami tak ada pendirian Suami diam tak berpenghasilan
Aku dan adik – adiku terbenam Kita berbaring saja di kamar – kamar kotak Yang lampunya redup
Dan warnanya usang,...
~ Soehardiwdjaja ~ |




