ENGKAU PDF Print E-mail
Written by Septalia Anugrah Wibyaninggar   
Kamis, 18 November 2010 16:24
Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}

Engkau adalah kehidupan ini

Naluri setiap insani

Engkau rajutan termewah Illahi Rabbi

Engkau adalah nafas mata hati

Nafas setiap senti

rongga-rongga dalam diri

Engkau misteri, teka-teki

Engkau adalah kegelapan tak bermatahari

Namun tanpamu dunia takkan bisa bertatap lagi

Engkau airmata perempuan dan lelaki

Engkau hidup di sanubari

Sebuah lentera nurani

Engkau datang dan pergi

tanpa permisi

Sayapmu selalu terkepak sebab kau tak butuh tali

Terbang-hinggap kesana-kemari

Engkau sepotong mawar merah berduri

melukai...

Tapi juga sekuntum melati harum mewangi

Engkau setetes embun di subuh hari

Tapi juga seteguk wiski

Engkau hasrat dan juga birahi

Desahan lembut sebuah simfoni

Engkau sebuah wajah indah berseri

Engkau algojo yang menanti

kala hati terkungkung tak pasti

Engkau merpati putih suci

Engkau penyebab cincin emas jadi saksi

kala insan mengukir janji

dan tangan saling genggam tak lepas lagi

Engkau kenangan terindah sampai mati

Engkau penyatu dua hati...

 

Add comment


Security code
Refresh