Sajak Kala Hujan PDF Print E-mail
Written by Tono Viono   
Rabu, 08 Desember 2010 00:09

Sore lalu

disana kami menari

memberi makan burung merpati

di taman St. Mark's Basilika

sehabis hujan

bau basah menyengat

seakan berdesir

menuju haribaan cinta

 

Venice terlalu indah saat itu

saat ini

aku yang terlalu cemburu

apa dan siapa

membuat layaran ini

menjadi kempis

menghendaki kapal

tak berangkat dari Grand Canal

 

hingga tampak

di ujung gereja

pelangi yang tak tampak warna

pucat pertanda kelam

akhirnya kutemukan jua

sisi kelam hitam

dari semarak warna pelangi

 

dan Venice pun basah kembali

 

Add comment


Security code
Refresh