Diam PDF Print E-mail
Written by mai hamdati   
Senin, 24 Januari 2011 18:08

 

Ada yang berubah

Saat malam harus pergi

Langit adalah lautan sepi

Yang hanya disebrangi

sebuah kapal usang

Penuh misteri

Cinta

Yang tak pernah bisa dimengerti

Ada yang gemetar

saat pagi datang

matahari adalah lubang tungku

yang membakar pelan-pelan

sebuah kapal hantu

yang terlambat pulang

Cinta

Yang terlambat untuk diungkapkan

Tapi lihatlah

Di langit sebelah utara

Sebuah kapal telah pecah

Konon itu juga cinta

Tanpa suara

Tanpa ada yang tahu di mana kepingannya

Mungkin terserak di matamu

Dan sisanya melekat dalam ingatanku?

Entah sampai kapan akan selesai

bicara tentang langit

Meski kita ingin diam

Karna kata-kata yang keluar

Adalah bunyi

Yang itu-itu juga

Seperti cinta yang membosankan

Dengan kisah-kisah picisan

Tapi, bukankah kita tak pernah bisa lari

dan bernyanyi

lagu cinta

yang kita ciptakan sendiri?

Sudahlah

Semua terasa amat melelahkan

Biarkan rasa ini tidur

Di dalam diam yang nyaman.

 

Januari 2011

 

 

Add comment


Security code
Refresh