|
Written by Desty
|
|
Rabu, 09 Maret 2011 14:09 |
|
akulah pijar mata sang pecinta jantung bagi semua jenis jamuan akulah kuncup mawar yang merekah bersama fajar dan pagi mengecupku membangunkanku mendekapku erat menyelimutiku dengan gaunnya yang menawan
akulah kumpulan spectrum pelangi sebagai jalan sang bidadari yang menabur cinta di atas bumi akulah warna segala jaman yang membangun masa kini dan meruntuhkan masa lalu aku lebih menawan dari rayuan wangi sang bunga tapi jauh lebih kejam dari muka sang badai
akulah mata air cinta yang mengalir di dalam nirwana yang mengobati dahaga para musafir aku menawarkan kedamaian pada jiwa jiwa yang lapar
akulah yang membisikkan dawai dawai cinta laksana denting harpa dari surga mengalun bersama simponi merasuk ke dalam hati kepada jiwa jiwa yg sepi
(KARRA –
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
)
|
Add comment