Opini
Seni Mewspadai Tipu Daya Operator Konten Seperti Dari 3767 PDF Print E-mail
Written by Adamssein   
Rabu, 11 Mei 2011 20:40

Oleh Muhammad Adam Hussein (Adamssein)

Arsipnya di:
http://www.adamsains.co.cc/2010/04/waspadai-tipu-daya-operator-konten.html

Saran & Kritik: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Waspada itu penting, jika kita tidak mau dibodohi atau tertipu. Niatnya ingin untung eh malah buntung, tak jarang kan? Makanya, disinilah artikel ini ingin memberi informasi politik operator konten.

Apa itu Operator Konten?

Operator Konten itu perusahaan operator yang menyediakan layanan download, berupa; ringtone, pesan gambar, wallpaper, animasi, java games, thema, dan sebagainya. Apa bedanya Operator Konten dengan Operator Selular?

Operator Konten singkatnya penyedia layanan esensi handphone dengan langganan atau bukan. Contohnya: layanan teks (sms lucu,

sms humor, sms puisi - berlangganan), ringtone, pesan gambar, wallpaper, java games, animasi, thema, dan sebagaibya. Dicirikan dengan 4 nomor, contohnya: 9700, 9400, 6768, 7878, 7898, 3767, 3151, 9910, 9121, 4263, 3456, dan masih banyak lagi. Biasanya dimulai dengan ketik REG. Contohnya: REG NADA, REG GAME,

REG TONE, REG WP, REG CHELSEA, REG GADGET, REG SONG, dan seterusnya. Dan jika ingin berhenti biasanya ketik UNREG disesuaikan layanan yang diikuti. Contoh: UNREG JOKe untuk berhenti langganan sms lucu.

Operator Selular itu perusahaan operator yang menyediakan jaringan komunikasi. Ada 2 jenis Operator Selular, antara lain: CDMA dan GSM. Bedanya dari frekuensi jaringannya saja. Contoh CDMA, seperti: Flexi, Fren, Esia, dan Smart.

Contoh GSM, sperti: 3, IM3, Mentari XL, Matrix, Starone, As, Simpati, dan Axis. Memberi layanan, seperti: SMS, GPRS, MMS, Video Call (3G), dan sejenisnya.

Tarif Layanan Operator Konten:

Tarif layanan operator konten ditentukan sesuai dengan yang diberlakukan masing-masing. Adakalanya, perbedaan harga antara satu dengan operator lainnya.
Layanan 7878 dan 7898, Monotone tarifnya Rp. 3.000

Polyphonics, Wallpaper, Mp3 Tones, tarifnya Rp. 5.000

Layanan Text tarifnya Rp. 2.000 /sms (layanan harian)

Layanan 9121
Picture Message Logo Operator, monophonics hanya Rp. 3.000
Wallpaper, animasi warna, polyphonics taripnya Rp. 5.000
Layannan teks tarifnya Rp. 1.000 /sms (layanan harian)


Layanan 3767 (www.mobilegaul.com)
Picture Message, logo, dan ringtone mono taripnya Rp. 2.000 /download Polyphonics, animasi warna, wallpaper, dan true tone taripnya Rp. 5000
/download Layanan teks taripnya Rp. 1.000 /sms (langganan harian)

Layanan 6768

Wallpaper, Polyphonics, animasi, dan thema Rp. 5.000 / download Logo operator tarifnya Rp. 3.000 / download Layanan teks tarffnya Rp. 1.000 /sms

Dan masih banyak lagi, umumnya tarif ada persamaan tapi ada bedanya tipis.

Yang dimaksud layanan teks berupa: sms info, sms lucu, sms puisi, sms info harga gadget, singkatnya kiriman berupa teks. bersifat langganan, sehingga jika sudah menjadi member umumnya dikirim sms info sekalipun tidak berlangganan, sebab nomor handphone sudah terdaftar. Jadi, mau tidak mau pulsa akan terpotong biasanya rata-rata Rp. 500 - Rp. 2.000 /sms. Tergantung pada operator konten itu sendiri.

Permasalahan:

Jika sudah berlangganan, sudah menjadi ketentuan akan menerima sms tiap hari dengan tarif sekitar Rp. 500 - Rp. 2.000 Dan apabila sudah menjadi member biasanya diberi SMS Info di luar langganan dan tidak tentu waktu penerimaan smsnya bisa seminggu sekali, kembali lagi tergantung pada operator konten itu sendiri. Itulah politiknya.

Ada dengan modus baru, dengan diiming-imingi diberi pulsa, misalnya:

3767
Pulsa GRATIS Rp20rb utk 10 org pertama! Kirim REG CHELSEA ke 3767 untuk info/livescore dari ESPN (Rp1rb/sms) Kirim ESPN ke 3767 Utk info lainnya

9910
Selamat, Anda berkesempatan dapet Bonus Voucher GRATIS Rp. 20.000!! Caranya gampang, krim REG KU5 ke 9910 sekrang juga. Terbatas utk 20 orang tercepat.

Operator Konten itu cukup cerdik dalam menjalankan politiknya, saat konsumen mengirimkan sms dengan ketik REG berarti secara tidak langsung sudah menjadi member. Artinya, Operator Konten tersebut tentu akan mengirimkan SMS Info dengan waktu tang tidak tentu. Jadi, pulsa 20 ribu itu intinya sebagai pancingan untuk berlanggana, pulsa 20 ribu tersebut akan selalu dipotong dari SMS Info tersebut. Jika tidak berhenti, terus menerus akan menguras pulsa diluar pulsa gratis tersebut jika sudah habis. Alih-alih, konsumenlah sebagi korbannya. nah, tidak mau jadi korban kan?

Oya, perlu diketahui juga Operator Konten biasanya mengetahui isi pulsa, saat isi pulsa kosong biasanya tidak mengirimkan SMS Info sebab tidak ada keuntungannya (tidak dapat pulsa). Operator Konten tersebut mengetahui isi pulsa, dari mesin operatornya atau juga dari mesin operator selular ada kerjasama, maksudnya). Seringkali operator konten menyulitkan konsumen untuk berhenti langganan. Meski sudah mengirim UNREG atau STOp, tapi tetap SMS Info dikirimkan. Ini permainan politik operator konten. Biasanya akan berhenti asal kita lebih aktif dengan komplain terhadap kenyamana layanan.

Solusi:

Sesuatu yang bisa dilakukan, ada beberapa hal, sebagai berikut:
1. Komplain ke e Custumer Service (CS)

Ya harus lebih aktif, jika tidak operatorkonten akan acuh-acuh saja. Ada yang saking sebalnya lalu mengirimkan sms ke nomor operator konten yang ditandai 4 nomor, "Sialngerjain gw, loe!
Pursa gw dicuri mulu, balikin dong gw dah rugi banyak tau",

"napa sih 'ga berhenti-henti padahal udah UNREG. Fuck You", begitulah saat emosi meledak-meledak yang tak berpengaruh apa-apa.

Bicaralah ke Custumer Service (CS) dengan baik-baik, semoga dilayani juga dengan baik. Tapi dalam kenyataannya Operator Konten biasanya Bandel. Sekalipun sudah dikomplain tetap bikin ulah. Ya, memang harus dilaporkan ke BRTI Telekomunikasi Indonesia) agar diberi sanksi.Kebanyakan konsumen ttidak beranihal itu takut dituntut, pikirnya.

CS 9700
021 30066700

CS 9910
021 4519910

CS 6768
021 3805943 (Senin - Jum'at 09:00 - 17:00 Wib)

CS 3767
021 68689746 (Senin s/d Sabtu, 08:00 - 22:00 Wib)

CS 9121
021 83783751

CS 7898 dan 7878
021 5762300 (Senin - Jum'at 09:00 - 18:00 Wib)


2. Alih-alih Mesti Ganti Nomer

Karena tidak mau dituntut, maka jalan amannya, mesti ganti nomer. Ganti nomer berarti memerlukan waktu, sebab harus nomer-nomer penting, memindahkan sms masuk ke nomor baru, dan hal lainnya.

Jangan lupa, jangan pernah mencoba-coba lagi, sebab sudah terdaftar menjadi member. Pasti hal yang sama akan terjadi.

Hindari mengirim sms yang diawali REG, okeyz?

Jika tidak diawali ketik REG biasanya Operator Konten tidak mengirim SMS Info sebab diluar langanan. Sehingga keamanan masih terjamin. Misalnya: ketik BGCCHAT<spasi>Pesan Kamu kirim 9123. Itu sih tak menjadi soal, sebab biasanya sms itu ditayangan secara langsung dan dipungut biaya pun pas sms waktu itu. Untuk selanjutnya tidak ada pemungutan biaya pulsa lagi. Jadi benar-benar aman. Telah terbukti soalnya.

Jika SMS UNDIAN sih masih menggunakan ketik REG jadi pasti dapet SMS Infonya, jadi konsumen harus cukup cerdik juga dalam memilih layanan seperti ini.

3. Download di Wap Gartisan

Jika memang perlu memerlukan, seperti: sms lucu, ringtone mp3, wallpaper, java games, aplikasi, dan hal lainnya tak mengeluarkan pulsa (paling juga biaya GPRSnya saja). Carilah wap-wap gratisaan semacam itu. Agar kita "Beruntung," bukannya Buntung. ^.^

Wap Gratisan, sebagai berikut:

waptrick.com
www.gaju.mobi
www.tgam.mobi
wap.getjar.com
www.sinicizzz.wen.ru
m.ebuddy.com
wap.smslucu.com
m.wattpad.com (jika ingin mengoleksi ebook dari berbagai penulis termasuk Adamssein sendiri, ^.^)

Akhir kata, dicukupkan sekian semoga bermanfaat bagi kita semua. Agar lebih berhati-hati dalam iming-iming yang menggiurkan padahal di balik itu sebagai pancingan untuk berlangganan. Jika tidak mempercayai artikel ini, resiko ditanggung sendiri.

Terimakasih atas perhatian dan kepercayaannya selama ini.

Sumber Pustaka:

Tabloid Pulsa (www.tabloidpulsa.co.id atau www.redaksipulsa.com)

Majalah MobileGuide (www.mgmagz.com)

Halaman sebelumnya <?p=1> / 2

Copyright - All Rights Reserved

 
Bahasa dan Devisa PDF Print E-mail
Written by Lamma Sabachtani   
Minggu, 01 Mei 2011 06:31

Bendera Merah PutihBahasa bisa menghasilkan devisa, tapi juga bisa menyedot devisa. Bila dikapitalisasi dengan sungguh-sungguh, bahasa bisa mendatangkan devisa yang signifikan. Mari kita lihat bahasa Inggris sebagai bahasa pergaulan internasional, yang menjadi bahasa resmi untuk pengantar dalam berbagai aktivitas Persatuan Bangsa-bangsa. Semua bangsa akhirnya harus belajar bahasa Inggris bila ingin bisa bergaul secara mudah di tingkat internasional. Karena harus belajar, maka harus mengeluarkan uang. Meskipun harus mengeluarkan uang, karena perlu belajar bahasa Inggris, maka seluruh negara di dunia, membuka jurusan bahasa Inggris di perguruan tinggi. Sudah dapat dibaca, dengan adanya perguruan tinggi yang membuka pelajaran bahasa Inggris, maka terjadi perputaran uang.

Lalu Inggris mengeluarkan standar bahasa yang disebut dengan TOFL. Untuk memperoleh sertifikat TOFL, seseorang harus mengukuti ujian, dan supaya lulus ujian TOEFL seseorang harus belajar bahasa Inggris dengan benar menurut gramatika standar yang dikeluarkan oleh Inggris. Lembaga apapun berhak menyelengagrakan kursus bahasa Inggris dan menyelenggarakan ujian TOEFL. Tapi bila ingin mendapatkan legalisasi sebagai penyelenggara ujian TOEFL dan mengeluarkan sertifikatnya, lembaga itu harus membayar royalti, dan tentu ke pusat bahasa Inggris. Devisa mengalir dari berbagai negara ke Inggris.

Semestinya bahasa Indonesia bisa dikapitalisasi untuk tingkat Asia Tenggara, sebab pengguna bahasa Indonesia cukup besar, menempati urutan keenam di dunia. Bahkan bila bahasa Indonesia bisa dipolitisasi menjadi bahasa pergaulan di Asia Tenggara, tentu jumlah pengguna bahasa Indonesia akan bertambah. Negara-negara ASEAN akan memandang perlu belajar bahasa Indonesia standar menurut Pusat Bahasa. Untuk mengeluarkan sertifikat standar bahasa Indonesia itu, negara-negara ASEAN harus mengirimkan devisa ke Indonesia.

Adalah masuk akal bila Pemerintah berjuang mempolitisasi bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaualan di ASEAN. Ada dua alasan kuat untuk saat ini. Pertama, bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Melayu, akan mudah dipelajari oleh negara-negara pengguna bahasa Melayu seperti Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, dan sedikit orang Thailand. Posisi Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar di ASEAN, dan dengan tingkat penguasaan bahasa Indonesia mencapai 90% dari jumlah penduduk Indonesia, adalah potensi yang tidak tertandingi oleh negara-negara ASEAN lainnya. Soalnya adalah tinggal kemauan dan kesadaran pemerintah.

Lalu, di era perdagangan reatil seperti sekarang ini, jumlah penduduk yang besar adalah potensi pangsa pasar bagi produsen-produsen yang mengeluarkan produk retail seperti handphone. Untuk memasarkan handphone di Indonesia, mau tidak mau, para produsen itu harus mempelajari bahasa Indonesia. Maka bisa dipahami bila di beberapa negara seperti di China, jurusan bahasa Indonesia kembali dibuka di beberapa perguruan tinggi. Mereka menilai Indonesia adalah pasar potensial yang harus ditaklukan. Untuk bisa menaklukan pasar itu, harus menguasai bahasanya. Semestinya peluang ini disambut dan dikapitalisasi dengan sungguh-sungguh.

Negara-negara berpenduduk banyak seperti China, Rusia, India, jazirah Arabia, memiliki potensi besar untuk bisa mengkapitalisasi bahasa menjadi mesin devisa.

 
Kebijakan Privacy Facebook PDF Print E-mail
Written by kasman erick   
Kamis, 17 Maret 2011 14:11

Bila Anda lihat dan baca kebijakan privasi Facebook terasa sangat sulit untuk dimengerti karena bahasa yang cenderung tidak lugas dan berbelit-belit. Kebijakan privasi tersebut membingungkan sehingga banyak pengguna Facebook yang tidak awas dengan hal tersebut padahal mereka perlu tahu informasi dan kebijakan privasi yang diberikan Facebook terhadap penggunanya. Bahkan karena satu dan lain hal banyak dari pengguna Facebook yang tidak memikirkan siapa saja yang akan melihat akun Facebook mereka dengan tidak mempedulikan pengaturan privasi karena bingung membaca kebijakan privasi Facebook.  Sebagian besar pengguna hampir-hampir tidak pernah mengutak-atik aturan privasi yang ada. Mereka cukup puas dengan aturan yang diberikan oleh Facebook sedari awal. Padahal Facebook sendiri menyarankan penggunanya untuk mengatur privasi sesuai dengan selera masing-masing pengguna.

Baru-baru ini sebagai komitmen Facebook dalam kebijakan privasinya, Facebook telah menyederhanakan kebijakan privasi mereka dengan meluncurkan kebijakan privasi yang lebih lugas dan bisa dimengerti oleh orang yang awam sekalipun. Dalam kebijakan privasi untuk pemakai yang awam tersebut Facebook memberikan beberapa hal penting berikut ini.

1. Informasi yang Diterima Facebook

Facebook menerima semua informasi yang diberikan pengguna saat pertama kali melakukan registrasi di Facebook seperti nama, alamat e-mail, tanggal lahir dan jenis kelamin. Selain itu, Facebook juga menerima informasi yang sengaja dibagi oleh penggunanya seperti update status, foto yang di-upload dan komentar yang dilakukan pengguna di suatu tempat atau status teman tertentu. Informasi yang diterima Facebook dari pengguna juga termasuk saat pengguna menambahkan teman, menambahkan link atau situs atau menyukai suatu halaman tertentu di Facebook atau melakukan chek in di suatu tempat, mencari teman dengan menggunakan Friend Finder, dan indikasi status pengguna.

Harap diingat oleh pengguna Facebook bahwa nama pengguna, foto profil pengguna dan jaringan (networks) tidak memiliki aturan privacy. Artinya semua pengguna Facebook bisa melihat foto profil, nama dan networks seorang pengguna Facebook walaupun ia tidak berteman dengan pengguna tersebut. Facebook memberlakukan pengaturan umum terhadap informasi ini dengan men-share-nya ke setiap pengguna Facebook.

Perlu juga dipahami bahwa Facebook juga menerima informasi pengguna yang dibagi oleh pengguna lain atau teman. Contohnya  ketika teman anda men-tag anda di sebuah foto, mencek anda di suatu tempat tertentu, dan ketika anda dimasukkan ke suatu grup tertentu.  Cara-cara lain Facebook memperoleh informasi pengguna juga mencakup ketika pengguna berinteraksi dengan Facebook seperti melihat profil pengguna Facebook lainnya, mencari teman atau halaman, mengklik atau membeliFacebook Credit.

Facebook juga menerima informasi dari pengguna saat pengguna menyatakan Like terhadap suatu linkatau video termasuk kapan waktu, tanggal dan tempat melakukan hal tersebut. Facebook juga menerima data pengguna dari komputer, ponsel atau perangkat lain yang digunakan untuk mengakses Facebook, termasuk dalam hal ini IP Adress, lokasi dan browser yang digunakan dan alamat situs yang dikunjungi.

Facebook juga menerima informasi atau data sewaktu pengguna menggunakan atau memainkan gametertentu di Facebook, menggunakan aplikasi tertentu di Facebook dan situs yang menggunakan platformFacebook atau mengunjungi suatu situs yang di situs tersebut terdapat Plugin Facebook. Data yang diterima Facebook tersebut termasuk waktu dan tanggal mengunjungi situs tersebut, alamat situs, informasi teknis IP, browser dan sistem operasi dan jika pengguna menggunakan ID Facebook, ID-nya tersebut juga direkam oleh Facebook. Terkadang Facebook juga menerima informasi tentang pengguna dari para pengiklan saat seorang pengguna berinteraksi dengan iklan yang ada di Facebook.

2. Bagaimana Facebook Menggunakan Informasi tentang Penggunanya

Facebook menggunakan informasi yang diterima sehubungan dengan layanan dan fitur yang disediakan untuk Anda dan pengguna lain seperti teman Anda, pengiklan yang membeli iklan di situs Facebook, dan para pengembang yang membuat game, aplikasi, dan situs yang Anda gunakan. Sebagai contoh, Facebook mungkin menggunakan informasi yang diterima:

a. sebagai bagian dari upaya Facebook untuk menjaga agar akun aman dan terlindungi;

b. untuk mengukur efektivitas iklan yang diadakan di Facebook;

c.untuk saran bagi Anda dan pengguna lain di Facebook, seperti ketika seorang teman menggunakan aplikasi tertentu, anda juga disarankan menggunakan aplikasi yang sama, atau jika teman anda memainkan game tertentu di Facebook, anda juga disarankan untuk memainkan game yang sama. Jadi ketika teman anda menggunakan aplikasi tertentu, Facebook akan merekam kegiatan ini dan mungkin akan menyarankan anda untuk juga menggunakan aplikasi tersebut karena teman anda telah menggunakannya.

Pemberian izin informasi pengguna kepada Facebook tidak hanya  memungkinkan Facebook menyediakan layanan seperti saat ini, tetapi juga memungkinkan Facebook untuk menyediakan  fitur-fitur inovatif dan layanan yang akan dikembangkan di masa depan dengan menggunakan informasi pengguna dalam cara-cara baru.

Namun demikian perlu dikaetahui bahwa walaupun Facebook diizinkan untuk menggunakan informasi pengguna, penggunalah yang  selalu memiliki semua informasi tersebut. Kepercayaan pengguna merupakan hal penting bagi Facebook sehingga Facebook tidak berbagi informasi tentang seorang pengguna  dengan orang lain kecuali Facebook  telah mendapat izin pengguna(misalnya melalui pengaturan privasi), memberikan pemberitahuan kepada pengguna atau telah menghapus nama pengguna atau informasi pribadi lainnya.

Dari uraian kebijakan privasi tersebut:

1. Setiap pengguna Facebook harus paham bahwa dengan menjadi anggota Facebook nama dan foto profil serta networks pengguna akan tersebar kepada lebih dari 600 juta pengguna Facebook lainnya. Selain itu informasi pengguna juga akan disebar kepada para pembuat aplikasi, game dan para pengiklan di Facebook dengan mendapatkan (izin) terlebih dahulu dari pengguna.

2. Penting bagi pengguna untuk mengatur pivasi mereka sebaik mungkin. Karena nama, foto profil, dannetworks otomatis dibagi oleh Facebook kepada seluruh pengguna Facebook di seluruh dunia perlu kiranya bagi anda yang peduli privasi,  menggunakan foto profil yang tidak ofensif, tidak menggunakan foto anak  dan foto yang jelas sekali memperlihatkan siapa anda dan keluarga anda. Penting bagi anda untuk mengatur privasi foto-foto yang anda upload ke Facebook.

3. Atur privasi anda dengan membagi teman-teman dalam jaringan pertemanan anda ke berbagai klasifikasi seperti Keluarga, Teman Kantor, Teman Jauh, atau klasifikasi lainnya. Dengan klasifikasi ini anda bisa membatasi siapa saja yang bisa melihat profil pribadi anda, foto anda dan berbagai informasi lain tentang keluarga anda.

4. Usahakan untuk menggunakan aplikasi dan game sedikit mungkin. Jika anda ingin bermain game atau menggunakan aplikasi yang banyak usahakan gunakan akun lain dengan tujuan untuk itu. Kalau sudah menggunakan game atau aplikasi tertentu, usahakan untuk me-remove aplikasi tersebut setelah digunakan. Aplikasi dan game sering dicurigai sebagai sumber bobolnya informasi pengguna ke beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab yang akhirnya akan menyusahkan pengguna seperti akun yang dibajak (di-hack), akun yang terkena banyak spam, dan berbagai kerugian lainnya.

 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2