Bila Anda lihat dan baca kebijakan privasi Facebook terasa sangat sulit untuk dimengerti karena bahasa yang cenderung tidak lugas dan berbelit-belit. Kebijakan privasi tersebut membingungkan sehingga banyak pengguna Facebook yang tidak awas dengan hal tersebut padahal mereka perlu tahu informasi dan kebijakan privasi yang diberikan Facebook terhadap penggunanya. Bahkan karena satu dan lain hal banyak dari pengguna Facebook yang tidak memikirkan siapa saja yang akan melihat akun Facebook mereka dengan tidak mempedulikan pengaturan privasi karena bingung membaca kebijakan privasi Facebook. Sebagian besar pengguna hampir-hampir tidak pernah mengutak-atik aturan privasi yang ada. Mereka cukup puas dengan aturan yang diberikan oleh Facebook sedari awal. Padahal Facebook sendiri menyarankan penggunanya untuk mengatur privasi sesuai dengan selera masing-masing pengguna.
Baru-baru ini sebagai komitmen Facebook dalam kebijakan privasinya, Facebook telah menyederhanakan kebijakan privasi mereka dengan meluncurkan kebijakan privasi yang lebih lugas dan bisa dimengerti oleh orang yang awam sekalipun. Dalam kebijakan privasi untuk pemakai yang awam tersebut Facebook memberikan beberapa hal penting berikut ini.
1. Informasi yang Diterima Facebook
Facebook menerima semua informasi yang diberikan pengguna saat pertama kali melakukan registrasi di Facebook seperti nama, alamat e-mail, tanggal lahir dan jenis kelamin. Selain itu, Facebook juga menerima informasi yang sengaja dibagi oleh penggunanya seperti update status, foto yang di-upload dan komentar yang dilakukan pengguna di suatu tempat atau status teman tertentu. Informasi yang diterima Facebook dari pengguna juga termasuk saat pengguna menambahkan teman, menambahkan link atau situs atau menyukai suatu halaman tertentu di Facebook atau melakukan chek in di suatu tempat, mencari teman dengan menggunakan Friend Finder, dan indikasi status pengguna.
Harap diingat oleh pengguna Facebook bahwa nama pengguna, foto profil pengguna dan jaringan (networks) tidak memiliki aturan privacy. Artinya semua pengguna Facebook bisa melihat foto profil, nama dan networks seorang pengguna Facebook walaupun ia tidak berteman dengan pengguna tersebut. Facebook memberlakukan pengaturan umum terhadap informasi ini dengan men-share-nya ke setiap pengguna Facebook.
Perlu juga dipahami bahwa Facebook juga menerima informasi pengguna yang dibagi oleh pengguna lain atau teman. Contohnya ketika teman anda men-tag anda di sebuah foto, mencek anda di suatu tempat tertentu, dan ketika anda dimasukkan ke suatu grup tertentu. Cara-cara lain Facebook memperoleh informasi pengguna juga mencakup ketika pengguna berinteraksi dengan Facebook seperti melihat profil pengguna Facebook lainnya, mencari teman atau halaman, mengklik atau membeliFacebook Credit.
Facebook juga menerima informasi dari pengguna saat pengguna menyatakan Like terhadap suatu linkatau video termasuk kapan waktu, tanggal dan tempat melakukan hal tersebut. Facebook juga menerima data pengguna dari komputer, ponsel atau perangkat lain yang digunakan untuk mengakses Facebook, termasuk dalam hal ini IP Adress, lokasi dan browser yang digunakan dan alamat situs yang dikunjungi.
Facebook juga menerima informasi atau data sewaktu pengguna menggunakan atau memainkan gametertentu di Facebook, menggunakan aplikasi tertentu di Facebook dan situs yang menggunakan platformFacebook atau mengunjungi suatu situs yang di situs tersebut terdapat Plugin Facebook. Data yang diterima Facebook tersebut termasuk waktu dan tanggal mengunjungi situs tersebut, alamat situs, informasi teknis IP, browser dan sistem operasi dan jika pengguna menggunakan ID Facebook, ID-nya tersebut juga direkam oleh Facebook. Terkadang Facebook juga menerima informasi tentang pengguna dari para pengiklan saat seorang pengguna berinteraksi dengan iklan yang ada di Facebook.
2. Bagaimana Facebook Menggunakan Informasi tentang Penggunanya
Facebook menggunakan informasi yang diterima sehubungan dengan layanan dan fitur yang disediakan untuk Anda dan pengguna lain seperti teman Anda, pengiklan yang membeli iklan di situs Facebook, dan para pengembang yang membuat game, aplikasi, dan situs yang Anda gunakan. Sebagai contoh, Facebook mungkin menggunakan informasi yang diterima:
a. sebagai bagian dari upaya Facebook untuk menjaga agar akun aman dan terlindungi;
b. untuk mengukur efektivitas iklan yang diadakan di Facebook;
c.untuk saran bagi Anda dan pengguna lain di Facebook, seperti ketika seorang teman menggunakan aplikasi tertentu, anda juga disarankan menggunakan aplikasi yang sama, atau jika teman anda memainkan game tertentu di Facebook, anda juga disarankan untuk memainkan game yang sama. Jadi ketika teman anda menggunakan aplikasi tertentu, Facebook akan merekam kegiatan ini dan mungkin akan menyarankan anda untuk juga menggunakan aplikasi tersebut karena teman anda telah menggunakannya.
Pemberian izin informasi pengguna kepada Facebook tidak hanya memungkinkan Facebook menyediakan layanan seperti saat ini, tetapi juga memungkinkan Facebook untuk menyediakan fitur-fitur inovatif dan layanan yang akan dikembangkan di masa depan dengan menggunakan informasi pengguna dalam cara-cara baru.
Namun demikian perlu dikaetahui bahwa walaupun Facebook diizinkan untuk menggunakan informasi pengguna, penggunalah yang selalu memiliki semua informasi tersebut. Kepercayaan pengguna merupakan hal penting bagi Facebook sehingga Facebook tidak berbagi informasi tentang seorang pengguna dengan orang lain kecuali Facebook telah mendapat izin pengguna(misalnya melalui pengaturan privasi), memberikan pemberitahuan kepada pengguna atau telah menghapus nama pengguna atau informasi pribadi lainnya.
Dari uraian kebijakan privasi tersebut:
1. Setiap pengguna Facebook harus paham bahwa dengan menjadi anggota Facebook nama dan foto profil serta networks pengguna akan tersebar kepada lebih dari 600 juta pengguna Facebook lainnya. Selain itu informasi pengguna juga akan disebar kepada para pembuat aplikasi, game dan para pengiklan di Facebook dengan mendapatkan (izin) terlebih dahulu dari pengguna.
2. Penting bagi pengguna untuk mengatur pivasi mereka sebaik mungkin. Karena nama, foto profil, dannetworks otomatis dibagi oleh Facebook kepada seluruh pengguna Facebook di seluruh dunia perlu kiranya bagi anda yang peduli privasi, menggunakan foto profil yang tidak ofensif, tidak menggunakan foto anak dan foto yang jelas sekali memperlihatkan siapa anda dan keluarga anda. Penting bagi anda untuk mengatur privasi foto-foto yang anda upload ke Facebook.
3. Atur privasi anda dengan membagi teman-teman dalam jaringan pertemanan anda ke berbagai klasifikasi seperti Keluarga, Teman Kantor, Teman Jauh, atau klasifikasi lainnya. Dengan klasifikasi ini anda bisa membatasi siapa saja yang bisa melihat profil pribadi anda, foto anda dan berbagai informasi lain tentang keluarga anda.
4. Usahakan untuk menggunakan aplikasi dan game sedikit mungkin. Jika anda ingin bermain game atau menggunakan aplikasi yang banyak usahakan gunakan akun lain dengan tujuan untuk itu. Kalau sudah menggunakan game atau aplikasi tertentu, usahakan untuk me-remove aplikasi tersebut setelah digunakan. Aplikasi dan game sering dicurigai sebagai sumber bobolnya informasi pengguna ke beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab yang akhirnya akan menyusahkan pengguna seperti akun yang dibajak (di-hack), akun yang terkena banyak spam, dan berbagai kerugian lainnya.