POLITIK EKONOMI PENDIDIKAN - Keadilan, Kuasa, dan Amanah Peradaban
Penulis : Yoyon Suryono
Editor : Hafid Sanjaya, S. Kom., M.
Kom., Doddi Ahmad Fauji
Tata
Letak Isi : Doddi Ahmad Fauji
Desain
Kafer : SituSeniArt
Cetakan
Pertama
Maret
2026
ISBN
…..
Penerbit
SituSeni
Jl.
Peta, Kp. Sukamulya Dalam II No 21
RT
06 RW 09, Kelurahan Sukaasih
Bojongloa
Kaler, Bandung 40231
situseni.com
| situseni.net@gmail.com
Pemasaran:
siplah.blibli.com toko SituSeni
KATA PENGANTAR
BUKU ini lahir dari
pengalaman panjang penulis dalam mengampu dan mendiskusikan mata kuliah Ekonomi
Pendidikan dan Politik Pendidikan pada Program Doktor (S3) Keahlian Ilmu
Pendidikan dan Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Negeri
Yogyakarta. Selama beberapa tahun, ruang kelas doktoral menjadi arena dialog
akademik yang hidup—tempat teori, kebijakan, dan pengalaman praksis saling
dipertautkan untuk membaca persoalan pendidikan secara lebih jernih dan kritis.
Dari pengalaman tersebut, penulis sampai pada satu kesimpulan keilmuan:
mata kuliah Ekonomi Pendidikan dan Politik Pendidikan secara konseptual tidak
ideal dipahami dan diajarkan secara terpisah. Keduanya memiliki keterkaitan
yang bersifat resiprokal, saling memengaruhi, dan saling menentukan dalam
membentuk fondasi ilmu pendidikan. Pendidikan, sebagai disiplin yang berwatak
mono sekaligus multidisiplin, menuntut pembacaan yang mampu menjembatani
dimensi kebijakan, kekuasaan, dan distribusi sumber daya secara utuh. Atas
dasar pertim-bangan keilmuan inilah, penulis menggagas penggabungan kedua
perspektif tersebut dalam satu kerangka analisis yang disebut Politik Ekonomi
Pendidikan.
Namun setelah purna tugas, ruang diskusi akademik semacam itu tidak lagi
mudah dijumpai. Kesibukan, jarak, dan keterbatasan forum membuat pertukaran
gagasan dengan sahabat sejawat yang memiliki keahlian serumpun menjadi semakin
jarang. Dalam situasi inilah, penulis menemukan kemungkinan baru melalui
kehadiran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligent). Tanpa mengenal
waktu dan kelelahan, teknologi ini memungkinkan dialog intelektual yang
bergerak dari percakapan santai hingga perdebatan akademik yang serius dan
mendalam.
Kesempatan tersebut tidak disia-siakan. Dengan tetap menempatkan penulis
sebagai pemegang tanggung jawab akademik penuh, kecerdasan buatan dimanfaatkan
sebagai mitra diskusi dan alat bantu perumusan. Dari proses dialog yang
berlapis inilah buku ini disusun—sebagai kelanjutan refleksi akademik yang
tidak berhenti bersama berakhirnya masa tugas formal.
Buku Politik Ekonomi Pendidikan ini saya
maksudkan sebagai ruang dialektika lintas disiplin ilmu pendidikan, khususnya
antara perspektif ekonomi dan politik. Pendidikan dibaca tidak secara sektoral,
melainkan sebagai medan perjumpaan berbagai kekuatan sosial, ideologis, dan
struktural. Pendekatan yang digunakan dalam buku ini berpijak pada tradisi
filsafat kritis dan rekonstruksionisme, yang ditempatkan dalam kerangka
pendidikan kritis. Kerangka ini dipilih untuk menempatkan pendidikan sebagai
praksis reflektif—bukan hanya untuk memahami dunia, tetapi juga untuk menimbang
kemungkinan transformasinya.
Dengan latar pengalaman akademik, dialog
kritis, dan refleksi etik tersebut, buku ini diharapkan dapat menjadi bahan
bacaan, diskusi, dan perenungan bagi mahasiswa pascasarjana, pendidik,
peneliti, serta pembuat kebijakan yang memandang pendidikan sebagai hak,
tanggung jawab publik, dan amanah peradaban.
Majalengka, 2026
Yoyon Suryono
.png)
0 Response to "POLITIK EKONOMI PENDIDIKAN - Keadilan, Kuasa, dan Amanah Peradaban "
Posting Komentar